Kementan Gandeng Pondok Pesantren
Selasa, 26 September 2017 – 22:20 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Dago, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/9). Foto dok humas
Mantan Danjen Kopasus ini menambahkan, perubahan merupakan keniscayaan. Satu diantaranya adalah teknologi. Karenanya, Menko Luhut berharap, pesantren peka dan turut berkembang seiring kemajuan zaman, agar dapat terus eksis.
"Jadi, mesti kita siapkan diri. Bapak suka atau tidak, semua akan berubah," tegasnya. Apalagi, diprediksi dalam dua tahun ke depan pendapatan negara tidak lagi disumbang dari sektor migas.(jpnn)
Pondok pesantren tak lagi sekadar sebagai tempat memperdalam ilmu agama dan pendidikan semata, tetapi ada potensi besar dari aspek ekonomi.
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan