Kementan Pastikan Tidak ada Kelangkaan Pupuk di Jawa Timur

jpnn.com, SURABAYA - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistan KP) Jawa Timur Hadi Sulistyo menepis isu kelangkaan pupuk bersubsidi di Jawa Timur.
Menurutnya, tidak ada kelangkaan pupuk, karena sampai saat ini masih proses pendistribusian pupuk.
“Tidak ada yang namanya langka, wong pupuk itu masih proses pendistribusian kok dibilang langka. Sekali lagi, tidak yang namanya pupuk langka,” kata Hadi, Senin (24/2).
Hadi mengakui, dari 4,9 juta ton yang diusulkan Jawa Timur, baru teralokasi 1,3 juta ton. Ini karena Kementan menghitung kebutuhan pupuk berdasarkan luas baku lahan sawah.
“Sedangkan luas baku lahan kita 2,2 juta hektare itu termasuk sawah dan nonsawah, yang sawah hanya 1,2 juta hektare. Nanti kekurangannya yang nonsawah itu menunggu relokasi Maret,” jelas Hadi.
Hadi melanjutkan, saat kunjungan kerja (Kunker) ke Pasuruan lalu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga memastikan tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi.
Maret, Kementan akan melakukan evaluasi terhadap provinsi yang tidak optimal menggunakan pupuk, dan akan dialokasikan ke provinsi yang membutuhkan seperti Jawa Timur.
“Setelah pusat mengalokasikan ke Jawa Timur, saya selaku kepala dinas provinsi merelokasi kabupaten-kabupaten juga. Sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah,” ujarnya.
Kementan mengimbau pemerintah daerah segera mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk petani. Hal ini untuk menepis isu kelangkaan pupuk yang dilakukan oknum-oknum yang ingin menyalahi aturan pendistribusian pupuk.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Pupuk Indonesia Raih 3 Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2025
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk