Kementerian ESDM Dorong Target NDC dan Percepatan Transisi Energi

Pertama melakukan standarisasi dan pelabelan hemat energi bagi peralatan yang menggunakan energi di rumah tangga, bangunan dan industri.
Penerapan teknologi hemat energi pada penggunaan kendaraan listrik, kompor induksi. Penerapan manajemen energi dengan mengadopsi SNI ISO 50001 di sektot ESDM, industri dan bangunan.
Pengembangan Bisnis Konservasi Energi guna mendorong peran ESCO, pembiayaan inovatif untuk proyek efisiensi energi.
Selain itu, memberikan Awareness dan Awards dengan memberikan sosialisasi besar-besaran penghematan energi dan penghargaan dalam berbagai kategori.
"Banyak potensi yang bisa kita lakukan untuk penghematan energi. Jadi, potensi penghematannya itu bisa sekitar 30 sampai 40 persen", ujar Hendro.
Hendro mengungkapkan upaya konservasi energi dapat diterapkan dari sisi suplai maupun sisi beban, sampai seluruh tahapan pemanfaatan energi.
Di sisi beban, budaya hemat energi harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak dini.
Hendro mengajak peserta yang hadir untuk dapat melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil dalam menghemat energi.
Plt. Direktur Konservasi Energi, Hendra Iswayuhdi menyampaikan krisis energi global mendorong negara-negara di dunia untuk mempercepat proses transisi energi.
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Terima Aspirasi IOJI, Wakil Ketua MPR Komitmen Perjuangkan Konstitusi Pro Lingkungan
- Wamen ESDM dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi Energi Aman di Sumbar
- Polres Banyuasin Amankan PSN Secara Humanis
- Australia & Indonesia Siapkan Anggaran Rp 40 Miliar untuk Riset Transisi Energi Berkelanjutan
- Asep Wahyuwijaya Nilai Bersih-Bersih di BUMN Energi Harus Total