Kemnaker Ajak Negara ASEAN & Asia Pasifik Bersinergi dalam Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Pertumbuhan ini melampaui pertumbuhan ekonomi di negara-negara lain, seperti Singapura sebesar 2,7 persen, Malaysia (3,9 persen), Jepang (1,2 persen), dan Amerika Serikat (3 persen).
Begitu pun dengan kondisi ketenagakerjaan, di mana pada kurun waktu 2022 hingga 2024 penduduk bekerja meningkat dari 135,61 juta orang menjadi 142,18 juta orang.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus mengalami penurunan dari 5,83 persen pada Februari 2022 menjadi 4,82 persen pada Februari 2024.
Sekjen Anwar menambahkan penggunaan TKA di Indonesia juga memberi sumbangan yang tidak sedikit bagi perekonomian nasional.
Sepanjang 2023 tercatat 168.048 RPTKA disahkan. Di mana remitansi TKA mencapai USD 8,03 miliar.
"Ini adalah sebuah optimisme bagi Indonesia pada sektor perekonomian," ujarnya. (mrk/jpnn)
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam penggunaan tenaga kerja asing bagi negara-negara ASEAN dan Asia Pasific
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Kemnaker Terus Mempercepat Klaim JHT dan JKP bagi Eks Pekerja Sritex Group
- Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Yassierli Berpesan Begini
- Wamenaker Noel Pastikan Kemnaker Berada di Garis Terdepan Perjuangkan Hak Buruh Sritex
- 5 Negara ASEAN Jalin Kerja Sama AEO, Apa Manfaatnya bagi Eksportir dan Importir RI?