Kemnaker Berkomitmen Terus Memperkuat Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan GIZ Jerman

Untuk tahap II, salah satunya akan bekerja sama dengan Pusat Pasar Kerja untuk periode sampai 30 Juni 2024.
"Tujuan kerja sama ini dalam rangka mempromosikan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Sebelum 2010 silam, kata Sekjen Anwar, GIZ yang sebelumnya bernama GTZ juga telah banyak mendukung Kemnaker.
Karena itu, lanjut dia, dengan akan berakhirnya kegiatan TSR 2.0 dan ISED pada tahun ini diharapkan BiBB terus mendukung Pemerintah Indonesia dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi.
Untuk pengembangan TVET di Indonesia, akan segera dimulai proyek GESIT (Green Jobs for Social Inclusion and Sustainable Transformation) yang fokus dalam pengembangan TVET di sektor ramah lingkungan.
"Kami juga mendapatkan informasi bahwa GIZ akan terus mendukung implementasi Perpres 68 tahun 2022 melalui kelanjutan dari proyek TSR 2.0," imbuh Sekjen Anwar Sanusi. (mrk/jpnn)
Sekjen Anwar Sanusi sampaikan komitmen Kemnaker untuk terus memperkuat kerja sama pelatihan vokasi dengan GIZ Jerman
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Kemnaker Terus Mempercepat Klaim JHT dan JKP bagi Eks Pekerja Sritex Group
- Waka MPR Penuhi Undangan ADB, Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Vietnam Mitra Strategis Indonesia di ASEAN, Waka MPR: Kerja Sama Harus Ditingkatkan
- Genjot Produksi Migas, Pertamina dan Pindad Jalin Kerja Sama di Bidang Manufaktur