Kemnaker Dorong Lulusan SMA/SMK yang Mendominasi Pengangguran Ikuti Pelatihan Vokasi

jpnn.com, MALANG - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat pelatihan vokasi yang memiliki peran strategis menekan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia.
Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu.
TPT per Agustus 2021 sebesar 6,49 persen turun menjadi 5,86 persen pada Agustus 2022.
Pemerintah pun akan terus berupaya menekan TPT, salah satunya dengan memperkuat pelatihan vokasi.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi menyebutkan dari sisi pendidikan TPT didominasi oleh tingkat pendidikan SMK (9,42 persen) dan SMA (8,57 persen).
“Kami dorong mereka ini untuk mengikuti pelatihan-pelatihan vokasi yang didasarkan atas kebutuhan-kebutuhan dari potensi ekonomi lokal dan disesuaikan dengan permintaan pasar kerja,” kata Sekjen Anwar Sanusi.
Hal itu disampaikan Sekjen Anwar Sanusi seusai menyampaikan kuliah umum pada ministerial lecture di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Selasa (14/3).
Sekjen Anwar menyampaikan agar pelatihan vokasi yang khususnya diselenggarakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dapat memainkan peran dalam penurunan TPT, Kemnaker telah melakukan revitalisasi dan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK).
Lulusan SMA/SMK mendominasi pengangguran, sehingga Kemnaker mendorong mereka mengikuti pelatihan vokasi disesuaikan dengan permintaan pasar kerja
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Serikat Karyawan Garuda Indonesia Desak Transparansi Manajemen
- BLK 2025 Sukses Beri Edukasi untuk 10.000 Peserta, Perkuat Literasi Kripto Nasional
- Wakili Indonesia, William Yani Angkat Isu Keadilan Tenaga Kerja di Forum Regional
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan