Kenaikan Harga BBM Sedang Digodok, Bakal Jadi Berapa?
Minggu, 21 Agustus 2022 – 06:53 WIB

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah berhati-hari dalam membuat formulasi harga bahan bakar minyak (BBM). Ilustrasi SPBU: Ricardo/JPNN,com
"Jadi kita impor kurang lebih 750 ribu barel per hari. Itulah kenapa lantas mahal BBM," kata Sugeng.
Baca Juga:
Sugeng mengingatkan bahwa jika terjadi kenaikan harga BBM, maka pemerintah wajib mengeluarkan bantalan sosial seperti bantuan langsung tunai atau jenis bantuan lainnya, dikhususkan untuk masyarakat yang tidak mampu.
"Tetapi secara pribadi, saya berpendapat jika harga BBM naik, kurangi saja volume penggunaan BBM, khususnya Pertalite. Jadi yang dapat subsidi hanya motor, angkot, dan kendaraan logistik roda empat untuk solar subsidi. Itu jauh lebih mudah mengontrolnya. Jadi lebih ke perbaikan skema penerima barang subsidi yang harus diperhatikan," kata Sugeng.
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah berhati-hari dalam membuat formulasi harga bahan bakar minyak (BBM).
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
BERITA TERKAIT
- Kejagung Dinilai Perlu Telisik Pengadaan Minyak Mentah di Indonesia
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Harga BBM Shell, BP, dan Vivo Turun Mulai 1 April, Ini Rinciannya
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional