Kenaikan Insentif yang Dijanjikan Ade Yasin Terwujud, Guru Honorer Bersyukur

jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Honor (PGH) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang berbahagia.
Mereka mengucap syukur karena nominal insentif guru honorer di Kabupaten Bogor secara resmi mengalami kenaikan mulai Senin (4/7).
Angka kenaikan insentif tahun ini untuk masing-masing guru honor yang mengajar di sekolah negeri tingkat PAUD, SD, dan SMP Rp 700 ribu, dibayarkan selama tujuh kali pada insentif bulan Juni hingga Desember.
Saat ini, masing-masing guru honorer menerima insentif Rp 1,2 juta setiap bulan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, setelah beberapa tahun tidak mengalami kenaikan insentif Rp 1,1 juta per bulan.
"Alhamdulillah hari ini insentif yang bulan Juni sudah cair dan angkanya naik seperti yang dijanjikan oleh Bu Ade Yasin (Bupati nonaktif Bogor, red.)," ungkap Ketua PGH Kabupaten Bogor Tohirudin di Cibinong, Senin (4/7).
Tohir menyebutkan kenaikan insentif guru honorer itu menjadi kabar baik yang disampaikan Ade Yasin saat melantik pengurus PGH Kabupaten Bogor periode 2021-2025 di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, pada Desember 2021.
"Saat pelantikan pengurus PGH, ibu sudah bilang bahwa ada kenaikan insentif, beliau perjuangkan itu. Kami guru-guru honor intinya berterima kasih kepada Ibu Ade Yasin dan Pemkab Bogor," ungkapnya.
Selain menaikkan insentif 1.635 guru honorer, Ade Yasin saat itu juga memberikan kenaikan insentif untuk 8.447 tenaga pendidik PNS.
Guru honorer bersyukur karena kenaikan insentif guru yang dijanjikan Ade Yasin terwujud. Nominal insentif guru honorer mengalami kenaikan mulai Senin.
- Achrawi Pastikan SK CPNS & PPPK Diterbitkan Seusai Idulfitri
- 5 Berita Terpopuler: Pelantikan Honorer jadi PPPK 2024 Tahap 1, Ada yang Sebelum Lebaran, Simak Penjelasannya
- Ratusan Honorer Terkena PHK saat Lebaran, Semoga Tidak Murung Berkepanjangan
- Penerbitan SK CPNS & PPPK 2024 Tahap 1 pada April atau Mei
- Gubernur Ini Peduli Nasib Honorer, Pengangkatan PPPK 2024 Tahap 1 Dipercepat
- Haerul Sebut Honorer yang Punya Latar Belakang Pendidikan Pertanian Bakal Dijadikan PPL