Kenaikan Suku Bunga The Masih Akan Berlanjut, Indonesia Wajib Bersiap!

Hal ini akan memicu terjadinya tekanan ekonomi di Indonesia karena konsumen belum siap menghadapi kenaikan suku bunga.
Kenaikan suku bunga The Fed akan meningkatkan beban masyarakat Indonesia.
"Bunga KPR, bunga kredit kendaraan bermotor, hingga bunga pinjaman modal usaha akan mengalami kenaikan," beber Eric.
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan kebijakan suku bunga The Fed akan mendorong larinya aliran modal dari negara berkembang termasuk Indonesia ke AS.
"Hal yang memungkinkan terjadinya adalah capital outflow di mana rupiah akan semakin melemah," ucap Tauhif.
Dia menekankan jika rupiah melemah, maka beban utang pemerintah akan meningkat, sebab banyaknya utang pemerintah dalam bentuk mata uang asing.
CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan kenaikan suku bunga bakal memicu pelemahan rupiah.
"Pemerintah dan Bank Indonesia harus bersiap diri," ucapnya.
The Fed menargetkan suku bunga dana federal berada di kisaran 0,75 persen hingga satu persen
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Kemudahan Akses Pendanaan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Sedang Dibahas Pemerintah
- Semarak Ramadan, Pelindo Solusi Logistik Berbagi Ribuan Sembako dan Santunan