Kenali Gejala Heat Stroke Saat Macet di Jalan

Ketika Anda menghabiskan waktu di luar ruangan atau di tempat yang sangat panas, tubuh akan berhenti mempertahankan suhu internal intinya. Jika Anda terkena heat stroke, tubuh bisa saja berhenti mengeluarkan keringat. Namun di sisi lain, sengatan panas yang tidak umum justru membuat keringat mengalir deras. Anda harus waspada jika respons keringat Anda berhenti atau justru mengucur terlalu deras.
3. Gangguan kognitif
Serangan panas dapat menyerang saraf dan menyebabkan gangguan kognitif yang meliputi kurangnya koordinasi, kebingungan, hingga ketidakmampuan untuk berjalan. Tak pelak, hal ini juga bisa berdampak pada terjadinya sakit kepala. Salah satu sinyal pertama yang juga harus diwaspadai adalah ketika mereka tidak bisa menjawab pertanyaan dengan tepat.
4. Mual dan muntah
Saat Anda berkeringat, tubuh menjadi makin dehidrasi. Panas akan mulai memengaruhi berbagai organ tubuh. Akibatnya terjadi perburukan kondisi seperti terjadinya pusing, pingsan, mual, serta muntah.
5. Kulit kemerahan
Dalam kasus heat stroke pada umumnya, saat beraktivitas, tubuh akan mendinginkan dirinya sendiri. Tubuh akan mengarahkan aliran darah ke kulit dan membuatnya tampak merah. Kulit Anda juga mungkin terasa kering, tergantung pada tingkatan heat stroke yang dialami.
6. Peningkatan denyut jantung dan kesulitan bernapas
Pada kondisi ini, suhu tubuh seseorang bisa meningkat hingga mencapai 40 derajat Celsius atau lebih.
- Polisi Siapkan Skema Contraflow Atasi Kemacetan di Jalur Wisata Lembang
- Arus Mudik-Balik Idulfitri di Jawa Barat Terkendali, Erwan: Macetnya Masih Wajar
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Banjir Pantura Semarang Sudah Sepekan, Kondisi Makin Memprihatinkan
- Macet Parah Terjadi di Jalan Soetta Bandung, Ternyata Ini Penyebabnya
- Pawai Kendaraan HJKB ke-214 Bikin Macet, Pj Wali Kota Berkata Begini