Kenali Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda

2. Abnormalitas arteri jantung
Kondisi ini ditandai dengan kelainan jaringan pada pembuluh darah arteri koroner jantung yang terjadi sejak lahir. Saat berolahraga, arteri dapat tertekan sehingga suplai darah ke organ jantung menjadi tidak memadai. Pada akhirnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu fungsi jantung hingga menyebabkan kematian.
3. Sindrom long QT
Kelainan irama jantung bawaan sejak lahir ini ditandai dengan irama jantung yang menjadi cepat dan kacau, hingga bisa menyebabkan seseorang pingsan. Kelainan tersebut meningkatkan risiko seseorang mengalami kematian mendadak.
Selain yang tercantum di atas, terdapat beberapa faktor penyebab lainnya meliputi kelainan struktur organ jantung, peradangan organ jantung, dan commotio cordis.
Kelainan struktur jantung dapat tidak terdeteksi sejak lahir. Sementara itu, peradangan pada jantung dapat disebabkan oleh infeksi virus dan penyakit lainnya. Kemudian, commotio cordis adalah penyebab yang jarang dan biasanya berhubungan dengan riwayat benturan tumpul di area dada.
Benturan tersebut dipercaya dapat memicu gangguan irama jantung jika terjadi di waktu yang tidak tepat dengan siklus sistem elektrik jantung.
Serangan jantung hingga menyebabkan kematian pada usia muda memang tidak dapat diprediksi. Namun, sebaiknya Anda lebih waspada bila memiliki beberapa faktor seperti pingsan dengan penyebab tidak jelas saat berolahraga dan riwayat serangan jantung dalam keluarga pada usia kurang dari 50 tahun.
Saat ini, serangan jantung semakin sering terjadi pada usia muda. Lalu apa yang menjadi penyebabnya?
- 5 Makanan yang Tidak Baik untuk Jantung
- 4 Manfaat Stroberi, Bikin Deretan Penyakit Ini Ogah Mendekat
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dorong Anak Muda Gelar Festival Kuliner UMKM di 35 Kabupaten/Kota
- Perjalanan Sukses Aris Wanimbo, dari Tanah Papua Hingga ke Brunei
- 4 Manfaat Jeruk Bali yang Baik untuk Jantung
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Peduli Energi Terbarukan Berkolaborasi