Kenangan Tak Terlupakan di Bali Bikin Warga Australia Ini Menamai Anaknya Wayan

Bertemu orang Bali 'yang paling baik'
Heather mengatakan mereka tak bisa membendung rasa senangnya saat berlabuh di pulau Bali.
"Setelah tiga minggu, kami datang ke Bali dengan kelelahan," ujarnya.
"Tanpa tahu di mana kami berada. Tadinya kami pikir Bali sudah terlewat dan kami ada di Jawa."
"Ada sangat sedikit air minum yang masih tersisa ...[tapi] tidak ada makanan sama sekali. Saya berkata kepada Martin, 'Saya tidak peduli di mana kita berada, saya sudah muak. Cukup.'"
Namun semua penderitaan yang dialaminya dalam perjalanan di perahu seketika hilang, setelah ia kagum dengan Bali yang penuh pesona.
"Saya sangat mengagumi Bali. Waktu tiba di sana, saya mampu pulih [dari kerasnya perjalanan]."
"Orang di pulau ini ... ini orang-orang yang paling baik yang pernah saya lihat."
"Saya tertarik dengan budaya Bali dan budaya Indonesia... saya agak terpesona olehnya."
Heather sempat tinggal di Bali selama beberapa pekan, ia juga mulai belajar Bahasa Indonesia lewat berinteraksi dengan warga.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun