Kenapa Harus Carlo Ancelotti yang Melatih Real Madrid?

jpnn.com, MADRID - Buat Madridista, sosok Carlo Ancelotti gampang diingat.
Don Carlo yang memutus puasa gelar Real Madrid di Liga Champions sejak 2002.
Pada 2013-14, Ancelotti membawa Real memenangi Liga Champions. Itu gelar ke-10, La Decima.
Pada 2015, Ancelotti tangan kosong, tak memberikan trofi buat Real. Dia pun dipecat.
1 Juni 2021, Real mengumumkan bahwa Carlo Ancelotti menjadi pelatih tim utama klub, mengisi kursi yang ditinggal Zinedine Zidane, mantan asistennya saat melatih Real di periode pertama.
Pelatih berusia 61 tahun itu diikat untuk tiga musim ke depan. Ya, mungkin kalau tak memberikan trofi, tinggal dipecat lagi.
"Real Madrid mengumumkan bahwa Carlo Ancelotti akan menjadi pelatih tim utama klub untuk tiga musim ke depan," bunyi pernyataan Real.
Ancelotti memutus kontraknya bersama Everton yang sejatinya masih tersisa tiga tahun lagi.
Real Madrid mengumumkan bahwa Carlo Ancelotti akan menjadi pelatih untuk tiga musim ke depan.
- Bernardo Silva Yakin Manchester City Bisa Menang di Kandang Real Madrid, Asalkan...
- Real Madrid Wajib Waspada, Manchester City Datang Penuh Optimisme
- Casemiro: Mbappe Bisa Cetak 40 Gol Per Musim di Real Madrid
- Barcelona Rebut Puncak Klasemen dari Madrid, Begini Reaksi Hansi Flick
- Salip Duo Madrid, Barcelona Pimpin Klasemen La Liga
- Bintang Real Madrid Jude Bellingham Terancam Kena Sanksi 12 Laga