Kendalikan Bahan Pangan untuk Tekan Inflasi

Sebab, jumlah buruh migran di sana sangat banyak. Jika ada pembatasan imigran, akan terjadi kenaikan upah tenaga kerja.
BI menargetkan inflasi tahun ini berada di kisaran 3–5 persen.
“Ekonomi masyarakat menengah ke bawah bisa tertekan karena inflasi. Namun, perubahan struktural dalam pengaturan harga BBM dan listrik tetap harus kita dukung untuk manfaat jangka panjang,” lanjutnya.
Yang terjadi selama ini, begitu penyesuaian harga BBM diterapkan, respons pemerintah lambat.
Akibatnya tarif angkutan naik, upah kernet dan sopir naik, diikuti dengan harga pangan dan komponen lain.
Namun, tahun ini hal itu sudah berkurang. Meski berisiko menimbulkan tekanan harga dalam jangka pendek, pemerintah belum membutuhkan tambahan kebijakan dari sisi moneter. (rin/oki/kri/k16)
Upaya menekan inflasi tahun ini berfokus kepada komponen bahan pangan bergejolak (volatile food).
Redaktur & Reporter : Ragil
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang
- Gubernur Herman Deru Ikuti Rakor Bersama Mendagri Secara Virtual, Bahas 2 Hal Penting
- Penyakit Tumbuh
- Deflasi Tahunan Kembali Terjadi sejak Maret 2000, Daya Beli Masyarakat Aman?
- Sri Mulyani Bilang Kondisi Ini Membuat Banyak Negara Lain Iri