Kepala BKN Sedih Memikirkan 51 Ribu PPPK dari Honorer K2

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengaku sedih memikirkan nasib 51 ribu PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) hasil seleksi tahap satu Februari 2019.
Dia tidak tega bila 51 ribu PPPK dari jalur honorer K2 ini dilangkahi dua kali.
"Sedih saya kalau ingat 5i ribu PPPK ini. Mereka kan sudah lulus ya, tetapi belum bisa diproses NIP-nya," kata Bima kepada JPNN.com, Jumat (21/2).
Dia mengungkapkan tidak tega setiap kali bertemu para honorer K2 yang usianya sudah tua.
Pemerintah sudah membuka kesempatan buat mereka ikut tes PPPK tetapi sampai sekarang tidak jelas nasibnya. Sudah satu tahun terkatung-katung.
"Saya juga tidak bisa berbuat banyak. Kalau BKN sudah sejak 2019 siap memproses NIP PPPK itu. Cuma kan harus ada Perpres, bukan cuma satu tetapi dua. Yaitu Perpres soal gaji dan jabatan," katanya.
Bima mengatakan, harapannya saat ini jangan sampai PPPK dari honorer K2 dilangkahi dua kali.
Tahun lalu mereka sudah dilangkahi pengangkatan CPNS hasil seleksi 2018. Tahun ini terancam dilangkahi CPNS 2019.
Kepala BKN Bima Haria Wibisana berharap Perpres tentang jabatan dan gaji PPPK segera terbit agar 51 ribu honorer K2 segera mendapat SK sebagai PPPK.
- 5 Berita Terpopuler: Innalillahi, Polemik Muncul, Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024 Ditunggu!
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kepala Daerah Siap Mendatangi MenPAN-RB, Pengangkatan PPPK Tuntas 2025
- Permintaan Serius Kepala BKN kepada ASN, PNS dan PPPK, Silakan Disimak
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Gaji PPPK 2024 Tahap 1 Sudah Disiapkan, Sebegini, Alhamdulillah