Kepanikan Muncul Setelah Melbourne Berlakukan Lockdown untuk Keempat Kalinya

"Meskipun lockdown singkat itu mahal, tapi kemungkinannya lebih murah daripada membiarkan virus tidak terkendali."
Sementara itu analisis dari Commonwealth Bank pagi ini memperingatkan lockdown bisa saja terus berlanjut sampai vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh tercapai.
"Lockdown ini terasa lebih lama dan lebih luas daripada yang dilaksanakan pada pertengahan Februari. Mobilitas masyarakat diperkirakan akan turun lagi dari tingkat puncaknya selama pandemi," kata Gareth Aird, analis Commonwealth.
"Meskipun demikian, kami memperkirakan gangguan terhadap konsumsi tidak akan separah lockdown sebelumnya. Bisnis dan konsumen telah beradaptasi dengan COVID-19."
"Dan siklus lockdown ini akan berlanjut sampai vaksin didistribusikan lebih luas. Dalam pandangan kami, peningkatan vaksinasi yang signifikan mungkin diperlukan agar mobilitas menjadi lebih tinggi."
Artikel ini dirangkum Mariah Papadopoulos dari laporan aslinya yang bisa dibaca di sini.
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Untuk keempat kalinya Melbourne memberlakukan lockdown demi mencegah penyebaran COVID-19
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi