Kepedihan Orang Tua di Gaza Pasca Serangan Israel
Senin, 26 November 2012 – 12:48 WIB

Kepedihan Orang Tua di Gaza Pasca Serangan Israel
GAZA - Serangan membabi buta zionis Israel atas Gaza menyisakan penderitaan luar biasa bagi warga Palestina. Hantaman roket-roket Yahudi bukan saja mengenai militer Hamas, tapi juga warga sipil terutama anak-anak yang menjadi korban. Wartawan BBC di Gaza, Jon Donnison, menyaksikan tragedi memilukan seperti itu pada jarak dekat.
Dikisahkannya, temannya Jehad Mashhrawi, editor video kantor biro BBC lokal Gaza, adalah pekerja keras dan selalu paling terakhir meninggalkan kantor biro BBC Gaza. Jehad merupakan video editor dan salah satu staf BBC Arab lokal.
Baca Juga:
Satu jam atau lebih setelah perang Gaza terbaru meletus, mendadak Jehad keluar sambil menjerit keras dari kantor biro BBC Gaza. Dia berlari menuruni tangga seperti kerasukan. Baru diketahui ternyata, tetangganya melalui seluler memberitahu Jehad, jika rumahnya menjadi sasaran roket zionis Israel. Misil jahanam itu menghantam tepat di rumahnya ketika anaknya terlelap di kamarnya. Omar, sang balita yang baru berusia 11 bulan pun meninggal seketika.
"Dia hanya tahu bagaimana untuk tersenyum dan baru bisa berkata hanya dua kata - Baba dan Mama," ungkap Jehad kepada Jon, seperti dilansir BBC.
GAZA - Serangan membabi buta zionis Israel atas Gaza menyisakan penderitaan luar biasa bagi warga Palestina. Hantaman roket-roket Yahudi bukan saja
BERITA TERKAIT
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos