Kerangka Pemberi Nama Australia Ditemukan di Stasiun Kereta London

Kuburan St. James awalnya dirancang untuk 16.000 jenazah. Namun dengan cepat diperluas untuk 60.000 makam.
Stasiun Euston sendiri diperluas ke pekuburan itu di tahun 1840-an. Saat itu batu nisan Flinders disingkirkan, dan dikhawatirkan jenazahnya hilang selamanya.

Saat ini situs tersebut masuk dalam proyek infrastruktur terbesar di Inggris. Yaitu, jalur rel kereta HS2 senilai $ 101 miliar antara London dan Birmingham.
Sebagai bagian dari proyek, tim arkeolog dan spesialis diterjunkan untuk menggali sekitar 40.000 kuburan di sana.
Kebanyakan sudah tidak bisa diidentifikasi. Namun plakat kuburan yang menempel pada peti mati Flinders mengkonfirmasi penemuan kerangka navigator Inggris ini.
Proses yang dilewati para arkeolog ini sangat ketat. Begitu menemukan sebidang tanah berbentuk kuburan, mereka sampai menggunakan tangan dan alat mereka untuk menggalinya.

- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana