Kerbau di Area Bandara Lombok Menganggu Operasional Penerbangan, AP I: Mengotori Jalan Utama

"Namun karena berbagai upaya ini tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas melalui penertiban gabungan ini," tegas Arif.
Arif mengimbau kepada masyarakat khususnya para pemilik hewan ternak untuk tidak lagi melakukan kegiatan penggembalaan hewan di area bandara.
Hal ini karena pergerakan hewan di area bandara berpotensi mengganggu operasional penerbangan.
"Kami selaku pengelola bandara wajib untuk mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai ketentuan dan prosedur nasional maupun internasional," jelas Arif.
Di sisi lain, Arif juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sat Pol PP Kabupaten Lombok Tengah, TNI/Polri yang telah membantu menertibkan kerbau di bandara.
"Kami juga menyampaikan apresiasi Camat serta Kepala Desa di lingkar bandara yang telah membantu kami dalam upaya penertiban kali ini," seru Arif.(mcr38/jpnn)
Adanya ratusan hewan ternak di area bandara Lombok sudah berlangsung lama dan dianggap membahayakan keselamatan penerbangan.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Edi Suryansyah
- Arus Mudik, InJourney Pastikan Kesiapan 37 Bandara di Seluruh Indonesia
- Pegawai Bandara Mogok Kerja, 3.400 Penerbangan Dibatalkan
- Pesawat Airfast Bermasalah saat Pendaratan, Runway Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara
- Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara
- Bea Cukai Mataram dan Polda NTB Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Bandara Lombok
- Resmikan JPO I Gusti Ngurah Rai, Menko AHY: Meningkatkan Kenyamanan Penumpang