Kerja Keras Hilangkan Paku dan Peluru dari Tubuh Korban Bom Boston

jpnn.com - “Mungkin saja bom tersebut berisi banyak besi di dalamnya. Kami kini menghilangkan peluru dan paku dari tubuh korban. Bom ini ditempatkan di tempat yang rendah,” terang George Velmahos yang bekerja di bagian trauma rumah sakit tersebut seperti dilansir Guardian.
Saat ini, rumah sakit tersebut merawat 176 pasien. Para korban tersebut menderita bermacam luka. Namun yang paling banyak ialah luka tubuh bagian bawah. Yang memprihatinkan, masih banyak korban yang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit itu.
Velmahos mengatakan, pihaknya sudah melakukan empat amputasi terhadap korban. Sebenarnya, masih ada dua korban lagi yang hendak diamputasi. Namun, para dokter masih bekerja keras untuk mempertahankan kaki dan tangan para korban tersebut agar tetap utuh.
American College of Emergency Physicians menyatakan, para korban tersebut akan mendapatkan perawatan maksimal, namun dengan “tanda” bahwa mereka sudah mengalami kejadian yang mematikan.
“Sebagian besar dari korban terkena peluru, sebagian lainnya paku,” ungkap Velhamos. (jos/mas/jpnn)
BOSTON- Bom yang diledakkan di Boston Marathon memang termasuk “sederhana”. Selain hanya ditempatkan di penanak nasi, di dalamnya “cuma”
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 19 Juta Jiwa Jadi Korban Gempa, Junta Myanmar Masih Sibuk Urusan Perang Saudara
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global