Kerja Sama Kapolri dan Panglima TNI Dinilai Bagus dalam Pengamanan Nataru
![Kerja Sama Kapolri dan Panglima TNI Dinilai Bagus dalam Pengamanan Nataru](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/08/16/pengamat-kepolisian-dr-edi-hasibuan-foto-antarakodir-19.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Lemkapi menilai pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 secara umum berjalan aman dan kondusif di seluruh Indonesia. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai mampu bekerja sama dengan baik.
"Secara umum, kami melihat pelaksanaan penganaan Natal dan Tahun Baru 2025 di berbagai wilayah Indonesia aman dan kondusif. Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolri dan jajarannya," kata Dosen Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta ini dalam keterangannya, Senin (6/1).
Menurut Edi, susksesnya pengamanan Nataru berkat koordinasi yang baik antara Polri dan TNI serta dukungan seluruh masyarakat.
"Kami melihat koordinasi Kapolri dan Panglima TNI cukup.bagus. mereka rajin turun ke lapangan dan itu membawa kesejukan dan membuat masyarakat nyaman. Kehadiran kedua pimpinan Polri dan TNI itu lalu diikuti seluruh Kapolda dan Pangdam di daerah masing-masing," kata mantan anggota Kompolnas itu.
Menurut Edi, amannya pelaksaan Nataru nanyak mendapat apresiadi dari kalangan tokoh agama dan gereja. Salah satunya ucapan terima kasih dari Persatuan Gereja Indonesia (PGI). (tan/jpnn)
Menurut Edi, susksesnya pengamanan Nataru berkat koordinasi yang baik antara Polri dan TNI serta dukungan seluruh masyarakat.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Minta Pengusutan Hoaks Tendensius ke Kapolri, PP GPA: Jika Dibiarkan Memicu Konflik
- Kapolri: Polri dan NU Berkolaborasi untuk Menjaga Keamanan Nasional
- Sahroni Minta Propam Polri Usut Kejanggalan Pemberhentian Siswa Disabilitas di SPN Polda Jabar
- Jenderal Sigit: Rekrutmen Anggota Polri Melalui Jalur Santri Jadi Program Prioritas
- Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo Minta Kapolri Evaluasi Kapolda Kalbar
- Kapolri Diminta Copot Kapolda Kalbar Karena Gagal Beri Perlindungan