Kesaksian Admin Twitter Memberatkan Ahmad Dhani?

jpnn.com, JAKARTA - Sidang kasus ujaran kebencian yang menjerat Ahmad Dhani masih terus bergulir.
Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/7) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi.
Salah satu yang menjadi saksi adalah admin Twitter Ahmad Dhani, Suryo Pratomo Bimo alias Bimo.
Dalam keterangannya, saksi Bimo menyebut bahwa akun tersebut dibuat olehnya dan hanya dia yang mengetahui password-nya.
"Yang tahu password saya sendiri dan jadi admin sendiri. Saya yang buat, kalau banyak yang tahu takut ribet malah," ungkap Bimo dalam sidang.
Bimo mengaku digaji Rp 2,5 juta oleh Ahmad Dhani untuk pekerjaannya itu. Tugasnya adalah mengunggah pesan yang dikirimkan oleh terdakwa Ahmad Dhani melalui nomor WhatsApp-nya.
Terkait cuitan yang menyinggung soal Ahok dan penistaan agama, Bowo mengaku tidak pernah mendapat komplain dari terdakwa.
"Tidak ada (komplain). Ya, yang di-posting itu dari ADP (Ahmad Dhani Prasetyo) langsung. Saya enggak perlu tahu itu dari Dhani atau enggak, yang penting ada WA (WhatsApp) dari nomor itu, saya post. Saya nggak perlu tahu Hp dipegang siapa," katanya merespons kemungkinan pesan dikirim oleh orang lain.
Admin Twitter Ahmad Dhani membenarkan bahwa kicauan ujaran kebencian terhadap Ahok itu memang dari suami Mulan Jameela.
- Dituding Maling oleh Ahmad Dhani, Judika Buka Suara
- Ide Gila Ahmad Dhani Mencari Bibit Pesepak Bola Unggul Pernah Dicoba di China
- 3 Berita Artis Terheboh: Ahmad Dhani Sindir Agnez Mo, Ayu Dewi Berduka
- Bandingkan Agnez Mo dengan Ariel NOAH dan Raffi, Ahmad Dhani: Mereka Tahu Berterima Kasih
- Ahmad Dhani Sindir Agnez Mo soal Royalti, Kalimatnya Pedas Banget
- Kecewa dengan Ahmad Dhani, Agnez Mo: Bagaimana Bisa Informasi ini Berubah dan Dipelintir?