Kesan Pertama Jajal Honda PCX Electric

jpnn.com, JAKARTA - Honda PCX Electric akhirnya mengaspal di tanah air, namun sayang, PT Astra Honda Motor (AHM) belum menjualnya secara umum. Hanya dijalankan dengan konsep B2B (Business-to-business).
Tetapi tidak perlu khawatir, JPNN akan tetap memberikan ulasan terkait kesan pertama kami ketika mendapat kesempatan menjajalnya.
Eksterior
Secara tampilan, Honda PCX listrik tidak jauh berbeda dari varian PCX mesin bakar maupun hybrid. Sekilas, Anda bisa membedakannya dari aksen biru di beberapa bagian yang menjadi identitas kuat PCX Electric, termasuk emblem "electric" di bagian sayap bodi samping.
BACA JUGA: Skema Penyewaan Honda PCX Electric
Selain itu, di bagian belakang ada wheel hanger yang menggantikan posisi spakbor. Jika dikupas lebih dalam ternyata PCX listrik ditopang oleh sasis dengan struktur yang berbeda pula. Wheelbase juga lebih panjang 44 mm.
Akselerasi
Sebagai motor listrik, tentu sensasi berkendara akan terasa berbeda. Raungan knalpot sedikit banyak memengaruhi emosional pengendara. Tentu ini dalam konteks yang berbeda.
Mulai mengurut gas, dua baterai lithium-ion masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi cukup baik memproduksi tenaga, bisa dibilang PCX Electric cukup responsif.
Kendati tidak dijual umum, JPNN berkesempatan untuk menjajal Honda PCX Electric yang baru saja diluncurkan. Berikut ulasan kesan pertama kami.
- Honda CB1000F Concept Unjuk Gigi, Calon Rival Kawasaki Z900RS
- QJMotor Belum Tertarik Boyong Motor Listrik ke Indonesia
- Hadir di Lebaran Fair, Sunra Usung Gaya Hidup Ramah Lingkungan
- Tangkas Berbagi Ribuan Nasi Kotak Gratis di Depok
- Penjualan Merosot Tajam, Honda Pangkas Produksi Mobil ICE
- Banyak Motor Listrik China Bermunculan, AHM Berkomentar Begini