Kesulitan Ekonomi, Anak Muda Australia Kembali Tinggal Bersama Keluarga Mereka

"Kita akan melihat fenomenda ini akan terus berlanjut dengan berbagai alasan yang berbeda."
Namun saat ini pengembang perumahan belum menyesuaikan diri dengan cepat dalam merespon kebutuhan keluarga multigenerasi, kata Dr Liu.
"Ini tidak sekadar mengenai berapa besarnya sebuah rumah, tetapi soal desainnya juga."
Dr Liu mengatakan desain rumah sekarang ini yang kebanyakan bersifat "open plan living" di mana tidak ada penyekat antar ruangan sehingga ruangan lebih terbuka, sebenarnya tidak cocok bagi orang-orang dewasa tinggal di satu atap yang sama.
"Kita memerlukan sikap fleksibel, misalnya seperti pintu geser yang bisa digunakan bila diperlukan, atau ruangan yang betul-betul terpisah," katanya.
"Banyak kota praja sekarang mengizinkan pembangunan rumah terpisah di belakang rumah utama, dan itu sangat membantu."
"Pemisahan kehidupan fisik tanpa mereka tinggal terlalu berjauhan."
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News.
Saat ini diperkirakan satu dari tiga keluarga yang ada di Australia terdiri dari beberapa generasi yang tinggal bersama
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana