Ketahuilah, Ini Manfaat Tahu untuk Kesehatan

3. Mengatasi Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
Tahu mengandung phytoestrogen yang disebut genistein dan daidzein - bahan kimia yang terjadi secara alami pada tanaman dan menunjukkan aktivitas estrogenik.
Fluktuasi kadar estrogen berdampak pada menstruasi, ovulasi, implantasi embrio, dan kesuburan.
Fitoestrogen tahu bisa mengatur menstruasi dan meningkatkan fungsi ovarium dan kesehatan rahim pada wanita premenopause.
Tetapi data klinis menunjukkan bahwa mengonsumsi protein kedelai secara berlebihan (> 100 mg isoflavon kedelai / hari) bisa menyebabkan berkurangnya fungsi ovarium.
4. Menurunkan Risiko Kanker
Penelitian telah menunjukkan efek perlindungan dari fitoestrogen kedelai pada berbagai jenis kanker.
Fitoestrogen ini (terutama yang terkandung pada tahu) bisa memblokir aksi estrogen, yang bertanggung jawab atas proliferasi sel kanker.
Tahu tak hanya dikenal karena teksturnya yang lembut dan lezat, ternyata ada beragam manfaat tahu bagi kesehatan tubuh.
- Momen Santap Lebaran, Pakar Gizi Ingatkan Hal Penting Ini
- Universal Eco Kelola Lebih dari 5.000 Ton Limbah Medis Sepanjang 2024
- 7 Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Nafsu Makan
- Puasa Sehat dengan Olahraga, Rahasia Fit selama Ramadan
- Diabetes Care Prodia Bidik Segmen Produktif yang Sibuk Kerja
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia