Ketika Indra Sjafri Pulang Kampung ke Pessel, Sumbar
Awalnya Sekadar Ziarah, Tak Tahunya Disambut Meriah

Indra juga menyampaikan kebahagiannya karena para pemain yang direkrutnya melalui jelajah 40 kota di Indonesia kini telah menjadi orang yang dihargai oleh semua anak bangsa. Menurutnya, anak asuhnya berasal dari keluarga orang-orang biasa.
Selesai makan siang di kediaman wabup, rombongan lalu ziarah ke makam orang tua Indra di Jalamu, Kampunglalang, Kenagarian IV Koto Mudik, Kecamatan Batang Kapas. Usai ziarah rombongan menuju ke SMP Negeri I Batang Kapas tempat dulu Indra pernah bersekolah.
Pada kesempatan itu Indra memberikan motivasi kepada "adik kelasnya" agar bisa memupuk prestasi di segala bidang dan mampu menjadi kebanggaan bagi keluarga, bangsa dan daerah. Kunjungan dilanjutkan ke lapangan hijau sepakbola Lubuk Nyiur tempat ia berlatih waktu kecil dan diteruskan rumah tempat ia tinggal dulunya di Surau Pasia, Kampuang Lubuk Bangka, Nagari IV Koto Mudiak Lubuk Nyiur.
Sewaktu berada di tengah kerumunan orang kampungnya, Indra berjanji akan berusaha untuk membantu kampung halamannya, terutama dalam perbaikan lapangan sepakbola yang dulunya menjadi tempatnya berlatih bersama- sama dengan kawan-kawan ketika kecil.
Pada kujungan yang juga didapingi Wabup Pessel, Editiawarman, Ketua DPRD Pessel, Mardinas N Syair, Ketua KONI Pessel, Novril Anas dan beberapa pejabat lainnya itu, Indra juga memberikan bantuan bola kepada masyarakat kampungnya yang diterima langsung oleh tokoh masyarakat setempat, Syafran Tamsa. (yon/n)
Kerinduan warga Pesisir Selatan akan kehadiran sosok Indra Sjafri, pelatih yang mengantarkan Timnas U-19 menjuarai AFF 2013 dan merebu tiket final
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara