Ketika Mooryati Soedibyo Menyerahkan Kendali Mustika Ratu kepada Anaknya
Lega, Putri Lulus Jadi Bos Perusahaan Keluarga
Jumat, 14 Januari 2011 – 08:08 WIB

GENERASI :Putri Kuswinu Wardani (tiga dari kanan) menyerahkan foto lukisan pada BRA. Mooryati Soedibyo saat suksesi kepemimpinan PT Mustika Ratu, lusa (12/1). Foto; Restu/ JAWA POS
Mooryati memaparkan, ada tiga tahap menuju kepemimpinan puncak yang harus dilewati. Yakni, konteks, proses, dan konten. "Secara konteks, saya memilih penerus yang mampu dan mau untuk beradaptasi meneruskan pengalaman dan pengetahuan serta bisa melanjutkan filosofi dan cita-cita para pendahulu," tambah wakil ketua MPR periode 2004?2009 dari unsur DPD itu.
Dia optimistis putrinya bisa menggantikan posisinya sekaligus memajukan Mustika Ratu. "Kini, bisnis keluarga ini beralih ke putri kedua saya," kata ibu lima anak dari pernikahannya dengan almarhum Soedibyo Purbo Hadiningrat tersebut.
Lima anak Mooryati itu adalah Djoko Ramiadji, Putri Kuswinu Wardani, Dewi Nur Handayani, Haryo Tejo Baskoro, dan Yulia Astuti. Upacara suksesi ditandai dengan penyerahan buku sumber ilmu Mustika Ratu dari Mooryati kepada penerusnya, Putri Kuswinu Wardani. Buku tersebut berisi resep pembuatan jamu-jamuan yang berasal dari tumbuhan dan tradisi budaya keraton.
Sementara itu, Putri menyerahkan lukisan sosok ibunya dengan latar gedung Mustika Ratu yang megah. Lukisan tersebut menggambarkan perjuangan Mooryati memulai bisnis dari rumah hingga menjadi perusahaan besar.
Terhitung mulai Rabu lalu (12/1), BRA Mooryati Soedibyo menyerahkan tampuk pimpinan di perusahaannya, PT Mustika Ratu, kepada anak keduanya, Putri
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara