Ketika Pekerja Lajang Jalani Kehidupan di Tengah Pandemi COVID-19
Selasa, 07 April 2020 – 21:10 WIB

Ilustrasi hidup di apartemen. Foto: dokumen pribadi untuk jpnn
"Apa yang Malti, Eko, Rulih, dan Davin sedang lakukan tentunya sejalan dengan apa yang disarankan oleh para ilmuwan. Meski tengah dihadapkan dengan konsekuensi tak terhindarkan berupa rasa kesepian, co-living bersama beberapa penghuni lain bisa menjadi pilihan yang ideal. Di masa krisis seperti ini, ditemani oleh orang lain di sekitar rumah, bahkan dalam jarak yang aman, dapat menghadirkan rasa persatuan serta dorongan yang lebih," pungkas Anand.(dkk/jpnn)
Di tengah pandemi COVID-19, banyak orang memilih menghabiskan waktu di dalam rumah atau indekos. Hal itu untuk membantu memutus rantai persebaran virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad
BERITA TERKAIT
- AHF Indonesia Dorong Peran Asia dalam WHO Pandemic Agreement
- Dana Penanganan Covid-19 di Sumbar Diduga Dikorupsi, Belasan Saksi Diperiksa
- Waspada Covid Kembali, Kemenkes Imbau Masyarakat Terapkan Hidup Sehat dan Terapkan Prokes
- Hadir Selepas Pandemi Covid-19, Titan Run Siap Kembali Manjakan Para Runner
- Tren Pemulihan Ekonomi Makin Solid Setelah Pandemi Covid-19 Berlalu
- Akademisi UI Terbitkan Buku Evaluasi Efektivitas PPKM dalam Penanganan Pandemi Covid-19