Ketika Twitwar Pendukung Cagub Berlanjut ke Dunia Nyata
Senin, 16 Januari 2017 – 17:12 WIB

Firman Yusak. Foto: Ist
Kedua pendukung paslon ini merupakan contoh dari sikap kedewasaan berpolitik, bukan hanya berani berargumen di media sosial melainkan secara gentle memilih berdiskusi secara langsung untuk mengadu gagasan para calon mereka.
Sehingga apa yang mereka contohkan merupakan bentuk kampanye sejuk dan jauh dari black campaign yang cenderung tanpa bukti konkrit. (dil/jpnn)
Tensi politik yang memanas jelang Pilkada DKI dirasakan bukan hanya oleh para pasangan calon, tapi juga pendukung mereka.
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Siap Menangkan RIDO jika Pilkada Jakarta 2 Putaran, PP DKI Ajak Anak Muda Gunakan Hak Suara
- 42 Persen Pemilih Golput di Pilgub Jakarta 2024, Terbanyak Memilih saat Anies vs Ahok
- Anies Dukung Pramono – Rano Karno, Brando Susanto: Jakarta Jadi Contoh Demokrasi yang Sejuk
- Sukarelawan PMJ Ajak Warga Jakarta Tak Pilih Pemimpin yang Melukai Hati Umat
- 7 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada, Hasto: Banyak Kandidat dari PDIP Berasal dari Rakyat
- Pemuda Pancasila Dukung RIDO di Pilkada DKI Karena Diyakini Mumpuni