Ketika VW Beetle Jadi Bola Raksasa
Jumat, 07 Juni 2013 – 00:21 WIB

VW BOLA: Bug Volkswagen buatan tahun 1953 karya orang Indonesia, Ichwan Noor, digulung seperti bola. VW berbentuk bola dipamerkan festival seni Hong Kong ini dibanderol seharga USD 88 ribu atau lebih dari Rp800 juta. Foto: AFP PHOTO/PHILIPPE LOPEZ
Ichwan menampik anggapan bahwa karya-karyanya saat ini disebut sebagai karya surealisme. Menurut dia, karya-karyanya tersebut bukan hasil dari mimpi yang dibawa ke dunia nyata.
“Melainkan merekam suatu realitas yang tidak ada di kenyataan secara utuh,” ucapnya.
Ichwan kali pertama memamerkan karyanya di Cemedi Gallery di Jogjakarta. Di situ dia memamerkan karya berupa tugas akhirnya di ISI Jurusan Seni Patung. Namun, ada beberapa pula karya terbaru dia yang juga ikut dipamerkan.
Walaupun kebanyakan karyanya bukan berbahan dasar semen, Ichwan selalu menyebut karyanya sebagai patung. “Karena basic saya pematung, ya semua karya saya saya anggap patung,” ungkapnya.
PENGUNJUNG pameran seni rupa di berbagai kota megapolitan di dunia dibuat berdecak kagum oleh sebuah karya seni rupa unik. Yakni karya berbentuk
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara