Ketua KPK Merespons Pernyataan Menko Luhut; Tidak Ada Istilah Berlebihan
Sabtu, 28 November 2020 – 20:20 WIB

Ketua KPK Firli Bahuri saat mengumumkan penahanan 5 tersangka kasus dugaan suap terkait proyek fiktif di PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015, Jakarta, Kamis (23/7). Foto: Ricardo
Menurutnya, kasus Edhy tersebut bersifat perseorangan meskipun yang bersangkutan merupakan pengurus partai politik.
Karena itu Firli meminta agar jangan ada pihak-pihak yang menyeret lembaganya ke ranah politik.
"Jadi, jangan kita (KPK-red) diajak masuk ke dalam ranah politik. Kalaupun ada orang-orang yang terlibat dan dia merupakan pengurus partai, tetapi terkait kasus tindak pidana adalah berlaku orang per orang," jelas pria asal Sumatera Selatan ini.(antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Ketua KPK Firli Bahuri merespons pernyataan Menteri KKP Ad interim Luhut Binsar Panjaitan.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- GMSK Dukung KPK Dalami Keterlibatan Febrie Diansyah di Kasus TPPU SYL
- KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Febri Diansyah
- Pengacara Ungkap Tiga Kelemahan Jaksa Jawab Eksepsi Hasto, Silakan Disimak
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Jaksa KPK Tegaskan Perkara Hasto Murni Penegakan Hukum