Ketua KTNA: Para Petani di Pupis dan Kalteng Sangat Senang, Karena...

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor, mengapresiasi program Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau (Pupis) dan Kabupaten Kapuas di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menurut dia, pengembangan kawasan food estate merupakan program yang layak di tengah maraknya alih fungsi lahan di pulau Jawa.
“Saya menyaksikan dengan kepala mata sendiri bahwa perkembangan food estate di Pulang Pisau dan Kapuas itu bagus sekali. Para petani di sana happy karena ada peningkatan produksi,” ungkap Yadi Sofyan Noor seusai meninjau lahan pengembangan food estate.
Yadi mengatakan dari sisi produksi kawasan food estate sudah hebat.
Pada 2020 sudah dilakukan kegiatan intensifikasi di lahan seluas 30.000 hektar dan berhasil meningkatkan produksi sebanyak 49,8 persen dari 2019.
Artinya, dari 2019 ke 2020 ada peningkatan produksi.
Pada 2021, intensifikasi pada lahan seluas 14.135 hektar berhasil meningkatkan produksi padi sampai 11,7 persen.
Jadi secara agregat, tata produksi padi pada dari 2021 terjadi peningkatan 120.460 ton gabah kering giling (GKG) menjadi 163.728 ton GKG.
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor, mengapresiasi program Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau (Pupis) dan Kalteng.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan