Ketua MPR Berharap KAHMI jadi Pelopor Memperkokoh NKRI

Masalah kemiskinan dan kesenjangan menurut Zulkifli Hasan semestinya tidak perlu terjadi sebab, negara sudah bersumpah akan melindungi segenap tumpah darah Indonesia yang senasib dan sepenanggungan serta adanya semangat gotong royong yang diterjemahkan dalam Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 yakni kekayaan alam dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
"Melihat hal tersebut, harus benar-benar diupayakan untuk ke depannya jangan sampai ada lagi rakyat tewas sia-sia karena kemiskinannya sakit dan ditolak karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Kalau itu terjadi maka negara telah melanggar konstitusi. Kalau kita ingin bicara Pancasila hal-hal itulah yang mestinya dibahas bukan soal pilihan Pilkada yang mendukung ini Pancasilais mendukung itu tidak Pancasilais," tandasnya.
Zulkifli Hasan berharap agar KAHMI sebagai salah satu elemen bangsa mampu menghasilkan pandangan-pandangan dan pemikiran-pemikiran terbaiknya untuk kemajuan bangsa dan negara agar arah pembangunan nasional dan arah pembangunan manusia bangsa searah dengan Pancasila dan konstitusi.
“Saya juga berharap KAHMI menjadi pelopor untuk mengukuhkan kembali keindonesiaan kita. KAHMI harus menjadi pelopor untuk memperkokoh kebinekaan dalam bingkai NKRI dan nilai-nilai kebangsaan,” pungkas Zulkifli. (adv/jpnn)
Diutarakan Zulkifli Hasan, dalam kajian yang digelar di MPR juga muncul lima hal yang menjadi masalah bangsa.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jalankan Instruksi Ketum PAN, Eddy Soeparno Bagikan Sembako di 11 Kabupaten/Kota di Jabar
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang
- IHSG Anjlok, Waka MPR: Kuatkan Basis Investor Instituional Domestik
- Gelar Bazar Murah di Subang, Waka MPR: Ringankan Beban Masyarakat
- Fraksi PAN DPR Bagikan 3.000 Paket Sembako, Warga dan Ojol Terima Manfaat
- Waka MPR Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah