Ketum DPP Satkar Idris: Kami Menjembatani Kepentingan Ulama dan Umara

Dengan usia yang sudah 52 tahun, Idris menganggap Satkar Ulama bukan muda lagi.
Dari perjalanan yang sudah ada itulah pria yang juga menjadi Ketua Fraksi Golkar di MPR itu berharap agar Satkar Ulama menjadi pilar partai dalam urusan untuk membina umat serta mendekatkan atau mempererat hubungan ulama dan umara.
Organisasi yang sekarang dipimpinnya itu akan terus berkarya untuk Indonesia dan berkhimat untuk umat.
Bersatunya ulama dan umara merupakan tujuan organisasi ini didirikan pada awal Orde Baru.
Bila ada beda pendapat di antara mereka, diharapkan permasalahan yang ada dikembalikan kepada Alquran dan Hadis.
“Kami ingin hubungan antarulama dan umara selalu harmonis,'' kata ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI ini.
Ada tiga program prioritas yang akan dikaryakan untuk mencapai tujuan itu. Pertama, melakukan reposisi organisasi. Satkar Ulama dikatakan ingin kembali ke umat.
Kedua, revitalisasi dan reaktualisasi organisasi.
Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI sekaligus Ketum DPP Satkar Ulama Idris Laena menyatakan bahwa pihaknya akan menjembatani kepentingan ulama dan umara
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak