Ketum PKB Ucapkan Terimakasih untuk Rhoma Irama

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan (PKB) Muhaimin Iskandar mengucapkan terimakasih kepada Rhoma Irama. Menurut Muhaimin, sang Raja Dangdut itu telah mampu mendongkrak suara dan mendorong lahirnya daerah konstituen baru bagi partai yang dipimpinnya dalam Pileg 2014 kemarin (9/4).
Menurut Cak Imin-sapaan akrab Muhaimin-selain kerja keras para kader dan dukungan penuh dari kalangan Nahdliyin, peran Rhoma Irama selama masa kampanye juga menambah dukungan untuk PKB. Selain Rhoma, Cak Imin juga juga berterimakasih kepada Mahfud MD.
"Terima kasih Rhoma Irama, yang memberikan efek yang luar biasa. Rhoma mendorong lahirnya menjadi konstiuen baru bagi PKB. Rhoma untuk selamanya bersama kami. Mahfud MD, memberikan kenyamanan kader. Dia sebagai kader yang dibanggakan," kata Cak Imin di saat konferensi pers kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (10/4).
Sebagai ujung tombak pergerakan mesin partai, lanjutnya, Muhaimin mengaku punya calon legislatif (Caleg) PKB menunjukkan hasil kerja yang luar biasa meski dengan dengan perangkat seadanya dan tidak sedikit yang tergabung dalam imci, ikatakan caleg miskin.
"Kyai Said Aqil Siroj, dia telah membimbing total partai kami," ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu sembari mengucap syukur atas raihan suara PKB dan Pemilu yang terselenggara dengan baik. (fat/jpnn)
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan (PKB) Muhaimin Iskandar mengucapkan terimakasih kepada Rhoma Irama. Menurut Muhaimin, sang Raja Dangdut itu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi