Kewajiban Sekolah Swasta Bertumpuk
Selasa, 30 September 2014 – 09:06 WIB

Kewajiban Sekolah Swasta Bertumpuk
Karena itulah, Kurnia memastikan bahwa matrikulasi tidak dilakukan pada jam belajar normal di sekolah. Sebab, murid sudah mendapat pelajaran 44 jam per minggu. Matrikulasi sangat mungkin diberikan di luar jam pembelajaran. Alternatifnya, setiap Sabtu. ''Kecuali sekolah yang pembelajarannya hingga Sabtu. Maka, matrikulasi bisa diberikan saat tatap muka di kelas. Atau, melalui penugasan,'' tambahnya.
Bukankah batas waktu matrikulasi tersebut semester ini? Kurnia menyatakan, sekolah swasta terlalu sibuk menyiapkan pembelajaran K-13. Para kepala sekolah juga belum menggelar pertemuan untuk membahas teknis matrikulasi. Sebab, sebagian besar guru kini masih mengikuti pelatihan pendampingan K-13. Rata-rata mereka juga masih dibingungkan dengan instrumen penilaian faktual.(kit/c19/roz)
SURABAYA - Kebijakan itu sudah digedok Kemendikbud. Mulai tahun pelajaran 2014-2015 ini, sekolah-sekolah yang baru melaksanakan Kurikulum
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Untar dan KSU Perkuat Kerja Sama Global Lewat Konferensi Dunia & Bertemu Presiden Taiwan
- Guru Sekolah Rakyat dari PNS & PPPK, Diusulkan Kepala Daerah
- Kemdiktisaintek Membuka Peluang Sarjana Kuliah S2 Setahun, Lanjut Doktoral
- Kemenkes di Guest Lecture U-Bakrie: Mahasiswa Harus Terlibat Aktif Dalam Kampanye Kesehatan Mental
- 43.502 Siswa Penerima Baru Terima KJP Plus Tahap I 2025
- Kolaborasi RSIJCP, FKUI, dan RSCM Dorong Inovasi Medis dan Pendidikan Kedokteran