Kiai Hasyim Tolak Hasil Muktamar NU Jombang
Sedangkan terkait kondisi Muktamar, pria yang akrab disapa Gus Is ini membenarkan sejumlah hal yang dinyatakan oleh Kiai Hasyim Muzadi. "Semisal perlakuan diskriminasi terhadap yang setuju sistem Ahwa (Ahlul Halli wal Aqdi)," tambahnya.
Untuk diketahui, sistem pemilihan Ahwa atau musyawarah mufakat untuk pemilihan Rois Am memang menjadi salah satu polemik. Menurut Gus Is, Panitia sempat mendiskriditkan orang yang tidak setuju sistem Ahwa dilaksanakan pada Muktamar Jombang.
"Awalnya yang tidak sepakat dikasih tanda di id card, dan hanya boleh ikut pembukaan saja, meski pada akhirnya diskriminasi itu tidak ada lagi," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidiyah PCNU Kabupaten Malang H M.Bibit Suprapto juga tidak mau menanggapi terkait sikap KH Hasyim Muzadi. Hanya saja, menurut dia muktamar ulang tidak perlu dilakukan karena pemilihan Ketua Tanfidiyah PBNU sudah memenuhi kuorum.
"Saya tidak menanggapi, tapi faktanya memang sudah kuorum, sekitar 80 persen yang hadir, padahal kourumnya hanya 50 persen saja," pungkasnya.(riq)
MALANG - Ormas terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU) sedang dalam krisis konflik setelah helatan Muktamar NU ke-33 yang baru selesai dilaksanakan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Prabowo Naikkan Gaji Guru, Sebegini Perinciannya
- Di Hadapan Perwakilan Parlemen India, Waka MPR Tegaskan Ingin Atasi Krisis Iklim
- Mensesneg Prasetyo Hadi Melantik Mayjen TNI Ariyo jadi Kasetpres, Ini Pesannya
- Pemerintah Gencar Berantas Judi Online, Ratusan Ribu Konten Diblokir
- Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Akan Ada Guru PPPK yang Mengajar di Sekolah Swasta
- Prabowo Bukan Omon-Omon! Anggaran Kesejahteraan Guru Naik Rp 16,7 T