Kian Terdesak, Iran Siap Berdialog dengan Saudi

jpnn.com, TEHRAN - Situasi Teluk Persia yang kian memanas sepertinya telah memaksa Iran untuk memperbaiki hubungan dengan Arab Saudi. Pemerintah Negeri Para Mullah itu siap untuk melakukan dialog dengan rivalnya di kawasan Timur Tengah tersebut.
"Jika Arab Saudi siap untuk berdialog, kami selalu siap untuk berdialog dengan tetangga kami," kata kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Rabu (31/7).
BACA JUGA: Saudi Balas Serangan Pemberontak Yaman, Selanjutnya Iran
Selama bertahun-tahun Iran dan Saudi terus berebut pengaruh di Timur Tengah melalui proxy masing-masing. Mereka kerap mendukung pihak yang berlawanan dalam konflik di kawasan tersebut.
"Kami tidak pernah menutup pintu untuk berdialog dengan tetangga kami dan kami tidak akan pernah menutup pintu untuk berdialog dengan tetangga kami," tambah Javad, seperti dimuat ulang Reuters.
Diketahui bahwa ketegangan meningkat antara Iran dan Arab Saudi, karena Riyadh menuduh Teheran melakukan serangan yang merusak enam kapal tanker minyak di Teluk. Teheran membantah tuduhan itu.
Serangan terhadap kapal tanker minyak datang ketika Amerika Serikat, sekutu besar kekuatan utama Arab Saudi, memperketat sanksi terhadap Iran dalam upaya untuk memaksanya melakukan negosiasi mengenai batasan yang lebih ketat untuk kegiatan nuklirnya dan mengekang program rudal balistiknya. (rmol/jpnn)
Situasi Teluk Persia yang kian memanas sepertinya telah memaksa Iran untuk memperbaiki hubungan dengan Arab Saudi.
Redaktur & Reporter : Adil
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Kapolda Metro Abaikan Laporan Perusahaan Saudi soal RJ WN India di Kasus Penggelapan
- Polisi Dinilai Selewengkan Restorative Justice di Kasus WN India Vs Perusahaan Saudi
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi