Kinerja Apik Airlangga Harus Dibarengi Penetrasi Masif di Medsos

Setelah popularitas didapat, maka kinerja selama ini bisa publik akses di kanal-kanal berita. Alvin menambahkan, di era digital sekarang, publik terutama generasi milenial dan generasi Z itu hyper kognitif atau seakan mau terus menerus menelan informasi.
“Namun, hyper kognitif itu diiringi dengan budaya logika atensi pendek atau hanya bisa fokus dalam durasi singkat,” ujarnya.
Pasalnya, konten atau berita singkat, padat dan jelas, menjadi kesukaan generasi muda saat ini.
Berdampak ke Golkar
Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa mengatakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kurang mendapat dampak positif dari kinerjanya yang dinilai apik dalam bidang ekonomi. Hal itu disebabkan faktor elektabilitas Airlangga tidak berdiri sendiri.
“Jadi, di konteks survei CISA terutama perekonomian, itu kan tidak hanya berdiri sendiri. Ada beberapa faktor yang menentukan elektabilitas orang yang mempengaruhi popularitasnya,” kata Herry di Jakarta, Jumat (6/1).
Menurut Herry, optimisme publik pada kondisi perekonomian nasional justru berdampak pada partai politik (parpol) dibanding sosok yang bersangkutan.
Artinya, Golkar yang mendapat dampak positif dari kinerja Airlangga.
Silvanus Alvin mengatakan dalam kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian sosok Airlangga Hartarto berperan penting menjaga kestabilan perekonomian Indonesia.
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Airlangga Bantah Akan Mundur dari Jabatan Menteri
- Pelaku Usaha Ritel Optimistis Perekonomian Nasional Capai Target Pertumbuhan 8 Persen