Kinerja Jokowi-JK Masih Jauh Panggang dari Api

jpnn.com, JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR menilai, kinerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla di bidang ekonomi tak sesuai harapan dan keinginan masyarakat.
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyebut, kinerja Jokowi-JK masih jauh panggang dari api.
"Pemerintahan Jokowi-JK awal memberikan harapan dan optimisme bahwa ekonomi akan meroket di tahun kedua dan seterusnya. Tapi, dalam evaluasi Fraksi PKS janji ‘ekonomi meroket’ tersebut kami nilai masih jauh panggang dari api," kata Jazuli saat menjadi pembicara utama dalam Diskusi Publik "Evaluasi Capaian Ekonomi Jokowi-JK 2017 dan Proyeksi 2018" di Ruang Fraksi PKS, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/12)
Namun dia mengakui banyak capaian yang telah dilakukan oleh pemerintah, antara lain pada percepatan pembangunan infrastruktur.
"Namun sayangnya, infrasturktur itu telah membuat capaian ekonomi secara umum sangat rendah, terutama dalam aspek fundamental kesejahteraan rakyat," terang Jazuli.
Jazuli mengungkapkan, bahwa Fraksinya mencatat ada enam kekurangan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK di tahun 2017.
Pertama, saat ini kondisi ekonomi Indonesia belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Dimana pertumbuhan ekonomi masih bergerak rata-rata di bawah 5 persen per tahun.
"Angka tersebut jauh dari target pemerintah, dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2015-2019 sebesar 7 persen per tahun," kata Jazuli.
Fraksi PKS di DPR mengakui capaian pembangunan infrastruktur di era Jokowi-JK. Hanya saja, capain ekonomi secara umum masih sangat rendah.
- Gubernur Jateng Mengajak Bupati & Wali Kota Fokus Membangun Infrastruktur di 2025
- Hari Aspirasi, Inisiatif Baru untuk Menampung Keluhan dan Masukan Warga Bogor
- Fraksi PKS Ajak Rakyat Kompak Dukung Kebijakan Prorakyat Prabowo
- Fraksi PKS: Parlemen Uni Eropa Harus Gunakan Kekuatannya Mendukung Palestina Merdeka
- Fraksi PKS Mendukung Penuh Semua Aliansi Global untuk Menghentikan Penjajahan Israel Atas Palestina
- Beri Swasta Peran Lebih Besar untuk Infrastruktur, Prabowo: Lebih Efisien dan Tepat Waktu