Kinerja Komnas HAM Periode 2012-2017 Dinilai Mengalami Kemunduran
Minggu, 02 Juli 2017 – 18:32 WIB

Komnas HAM. Foto/ilustrari: dokumen JPNN
Rekam jejak yang di maksud mencakup indikator kapasitas, integritas, kompetensi dan independensi para calon yang penting menjadi pertimbangan dalam menentukan layak atau tidaknya calon untuk lanjut ke tahapan seleksi berikutnya.
Metode pengambilan data yang dilakukan antara lain dengan wawancara (calon anggota, lingkungan sosial, lingkungan kerja).
Kemudian observasi, pemantauan media massa dan media sosial calon dan catatan selama proses dialog publik.
"Dari hasil penelusuran dan penilaian kami mendapati ada 19 calon memiliki kompetensi yang sangat baik, 23 calon memiliki kompetensi yang cukup baik dan lima calon masih harus mendalami isu-isu HAM," pungkas Totok.(gir/jpnn)
Aliansi Masyarakat Sipil Selamatkan Komnas HAM menilai kinerja Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Periode 2012-2017 kurang baik.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Teror ke Tempo Dianggap Melanggar HAM, Polisi Diminta Usut Secara Transparan
- Komnas HAM Menyelidiki Kericuhan saat Rapat RUU TNI
- Dinilai Memicu Segudang Masalah, PSN Merauke Tuai Kritik Keras
- Komnas HAM Minta Rencana Perluasan Kewenangan TNI-POLRI Dikaji Ulang
- Komnas HAM Temukan Sejumlah Masalah dalam RUU TNI
- Honorer K2 Adukan Masalah Rekrutmen PPPK 2024 ke Komnas HAM, Semoga Didengar Prabowo