Kinerja Wasit Liga I Disorot, Ketua Komisi X DPR: PSSI Harus Bersikap Tegas

Saat itu wasit enggan meniup peluit tanda pelanggaran ketika striket Persebaya Surabaya Samsul Arif terjatuh ditebas Kapten Madura United Fachrudin di menit 71 di kotak penalti.
Padahal jarak Wasit Agus Fauzan yang memimpin pertandingan hanya berjarak sekitar dua meter dari lokasi pelanggaran.
“Pelanggaran itu seharusnya berbuah tendangan penalti bagi Persebaya karena itu jelas disengaja untuk menghentikan pergerakan dari Samsul Arif,” kata Huda.
Huda mengatakan kejadian di pekan ke-27 Liga I ini merupakan bentuk rentetan panjang kontroversi yang dibikin oleh pengadil lapangan.
Menurut dia, situasi ini harus segera ditindaklanjuti oleh federasi, apalagi Liga I memasuki pekan-pekan krusial untuk menentukan tim-tim masuk zona degradasi atau mereka yang bersaing di jalur juara.
“Kami berharap federasi kita dalam hal ini PSSI segera bertindak cepat, grounded para pengadil lapangan yang terbukti bersalah untuk memberikan keamanan bagi peserta kompetisi kalau mereka bisa bersaing secara adil dalam merebut juara Liga I atau bertahan di Liga I,” katanya.
Politikus PKB ini menilai beban klub peserta Liga I saat ini cukup berat. Mereka harus merogoh kocek cukup dalam untuk bisa bertanding dan bertahan dalam mengikuti kompetisi di tengah Pandemi Covid-19.
Di sisi lain mereka tidak mendapatkan pemasukan memadai karena pembatasan suporter ke stadion.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda merespons kinerja wasit Liga I hingga pekan ke-28 kompetisi musim ini yang terus menuai sorotan tajam dari banyak kalangan.
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Enggan Tanggapi Pengesahan UU TNI, Prabowo Hanya Tersenyum dan Lambaikan Tangan