Kisah CJH Termuda Ini Akhirnya Bisa Dampingi Ayah Ikut ke Makkah Naik Haji

Sejak masih berusia 12 tahun, Alvi telah didaftarkan oleh Juberta, sang ayah untuk mendampingi dirinya ke tanah suci. Bagi Juberta, ini bukan sekedar perjalanan untuk meraih title haji saja, namun menjadi sarana untuk mendidik sang anak untuk lebih dekat kepada Allah SWT. “Ini anak pertama saya, ada tiga bersaudara,” ujarnya.
"Saya daftarkan sejak kelas 2 SMP, yakni tahun 2008. Harapannya ingin dia menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Kelak anak sholeh menjadi tabungan orang tua di akhirat nanti," tuturnya.
Sejak kecil, Juberta memang telah mendidik Alvi secara Islami. Mulai dari belajar mengaji hingga di masukkan ke sekolah-sekolah berbasis agama Islam. "Sejak kecil sudah saya didik untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah," ujarnya.
"Harapannya, setelah dewasa bisa bermanfaat di dunia dan selamat di akhirat," jelasnya.
Harapan besar tertanam di benak Juberta kepada sang anak. Alvi pun tidak ingin mengecewakan sang ayah yang telah mendidiknya dengan baik dan penuh kasih sayang. Terlebih lagi, sepulang dari tanah suci nanti.
"Kepinginnya, sepulang dari haji nanti, ketaatannya bertambah, belajar semakin rajin, ibadahnya semakin rajin. Itu tadi menjadi anak sholeh," ungkapnya. (mui)
Alvi Sukri menjadi jemaah haji termuda yang berasal dari Provinsi Jambi. Ia tampak bahagia bisa berangkat ke tanah suci dalam usia yang cukup belia,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara