Kisah Kota di Australia yang Ditinggalkan Penduduknya Dalam Semalam

Rumah mewah tempat tinggal manajer tambang kini menjadi penginapan Hoover House. Sementara rumah-rumah pekerja dipindahkan ke bagian tengah kota.
Pekan lalu, ratusan turis dan bekas penduduk Gwalia, datang kembali ke kota itu 55 tahun setelah ditinggalkan.
Untuk pertama kalinya, State Hotel dibuka kembali untuk unmum. Hotel ini merupakan hotel pertama milik pemerintah di Australia Barat yang dibangun tahun 1903.
Upaya pelestarian kota ini mendapatkan bantuan dana 3,2 juta dolar dari pemerintah dan pihak swasta.

Ada pula pameran foto yang mengabadikan kisah penduduk Gwalia oleh wartawan Kate Ferguson.
Selama lima dekade terakhir, hanya sejumlah kecil penduduk tinggal yang bertahan di pinggiran kota. Kini, sebagian besar tempat itu telah menjadi objek wisata.
Pengunjung kembali berdatangan, sehingga kota kecil ini pun terhindar dari kemusnahan ditelan waktu.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi