Kisah Lebaran Ariel di Rutan Kebon Waru Bandung
Dilarang Berkomentar, Kebingungan saat Mau Bersalaman
Jumat, 02 September 2011 – 08:08 WIB

Ariel saat menunaikan Salat Ied di LP Kebon Waru Bandung, Rabu (31/8). Foto : Radar Bandung/JPNN
Usai shalat, seperti jemaah lainnya, Ariel dan Luna juga mendengarkan ceramah tentang tobat dari Budi Saefudin Sekertaris MUI Kota Bandung yang mewakili Kementerian Agama. Sayangnya usai mendengarkan ceramah, Ariel mengaku dilarang melakukan wawancara dengan para wartawan. Padahal, sorotan kamera tak henti-hentinya mengambil gambar bapak satu anak ini. "Maaf enggak boleh ngomong," terang Ariel kepada para wartawan di Rutan Kebonwaru, Rabu (31/8).
Tidak hanya itu, Areil juga sempat kebingungan sehingga tidak jadi ritual bersalaman dengan penghuni lapas lainnya. Pelantun "Topeng" itu lantas digiring petugas masuk kembali ke kamar tahanan. "Mau salaman dulu atau langsung ke kamar," tanya Ariel kepada salah satu petugas rutan.
Kepada wartawan, Karutan Kebonwaru Wahid Husein meminta maaf kepada wartawan bahwa tidak ada sesi tanya jawab. Hal tersebut sesuai dengan peraturan baru yang melarang wawancara. "Wawancara enggak boleh. Karena ada aturannya. Alasannya apa, tanya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Saya di sini hanya pelaksana," kata Wahid.
Terpisah, usai shalat, Luna berjalan menuju ruang makan yang disediakan petugas rutan. Kedatangannya disambut pimpinan Rutan Kebon Waru, Wahid Husen. Meski, mantan model ini terus dicecar pemburu berita, namun Luna memilih bungkam. Tampak, mata model sabun Lux ini memerah tanda kurang tidur atau bekas menangis.
Pada perayaan Idul Fitri kali ini, Nazriel Ilham alias Ariel mendapat hadiah istimewa. Usai melaksanakan shalat Ied, vokalis Peterpan yang menjadi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara