Kisah Masjid Tua dan Kera-kera Penjaganya

jpnn.com - Desa Cikakak di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memiliki masjid unik. Keunikan tempat ibadah umat Islam itu tidak hanya pada sejarahnya, tetapi juga tentang kera-kera penjaganya.
Laporan Chelsea Venda, Banyumas
PULUHAN kera mengitari bangunan tua bertembok biru dengan atap seng berkelir hijau. Itulah Masjid Saka Tunggal di Cikakak, Banyumas.
Masjid itu tanpa kubah. Wuwungannya berbentuk limasan, seperti Masjid Agung Demak yang berarsitektur khas Majapahit.
Kera-kera itu tersebar di beberapa lokasi.
Sebagian kawanan primata itu berkeliaran di pelataran masjid.
Uniknya, tak ada kera yang masuk ke dalam masjid. Memang beberapa kera terlihat memanjat tembok masjid, tetapi tak ada yang naik sampai atap bagunan tua itu.
Masyarakat setempat meyakini kera-kera itu sudah ada sejak Masjid Saka Tunggal didirikan. Pendirinya ialah Kiai Mustholih.
Masyarakat setempat meyakini kera-kera itu sudah ada sejak Masjid Saka Tunggal didirikan. Pendirinya ialah Kiai Mustholih.
- MAJT Siapkan 4 Pintu Masuk untuk 25 Ribu Jemaah Salat Idulfitri 1446 H
- Masjid Agung Semarang Siap Tampung 7 Ribu Jemaah Salat Idulfitri 1446 H, Ada Imbauan Penting
- Le Minerale Berbagi Berkah Ramadan ke 108 Masjid
- PNM Salurkan Bantuan Ramadan ke Masjid dan Panti Asuhan
- Hadiri Acara Buka Puasa, Pramono Janjikan Perbaiki Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari
- Lewat Sobat Aksi Ramadan 2025, BNI Merenovasi Masjid & Beri Bantuan Pangan