Kisah Migran di Australia Bergelar S2 yang Kerja di Tempat Cuci Baju
Jumat, 02 Oktober 2020 – 04:43 WIB

Malis Yunn recently stepped up to lead the sewing team at Blueline Laundry, drawing on the seamstress skills she learnt in her home country of Cambodia, September 30 2020. (ABC News: Selina Ross)
Ia menilai para pekerjanya sangat efisien dan efektif serta selalu bersemangat menjalani pekerjaan mereka.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.
Ikuti berita seputar pandemi COVID-19 di Australia lainnya di ABC Indonesia.
Meskipun memegang dua gelar master di bidang teknologi informasi, Manu Kaur kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di sektor tersebut
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi