Kisah Nakes yang Sempat Hilang & Berfoto Bersama KKB, Mengerikan

jpnn.com, PEGUNUNGAN BINTANG - Tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Gerald Sokoy kembali berkumpul dengan keluarganya, Sabtu (25/9).
Mantri Gerald sebelumnya diserahkan pihak kelompok kriminal bersenjata atau KKB kepada Pemda Pegunungan Bintang. Pihak pemda kemudian menyerahkan Gerald kepada keluarga di Hotel Horex Sentani.
Gerald sempat dinyatakan hilang setelah kejadian kekerasan dan pembakaran puskesmas serta sejumlah fasilitas milik pemerintah yang diduga dilakukan KKB di Distrik Kiwirok, Senin, 13 September lalu.
Cepos Online melansir, saat diserahkan kepada pihak keluarga, Gerald masih mengenakan sweter biru tua dan kaus dalam warna putih, dipadukan dengan celana hitam.
Foto Gerald Sokoy (kanan) bersama gerombolan diduga KKB di bawah pimpinan Lamek Taplo, di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, yang beredar di media sosial. Foto: diambil dari Antara
Pakaian Gerald tersebut masih sama persis dengan foto yang konon dimunculkan oleh pihak KKB ketika mengonfirmasi keberadaan Gerald beberapa waktu lalu.
Saat prosesi penyerahan, Gerald tidak banyak bicara. Hanya sesekali saja.
Namun, dia tidak banyak memberikan keterangan terkait dengan pengalamannya selama dia diduga disandera pihak KKB.
Nakes di Kiwirok Gerald Sokoy tidak menyebut secara pasti apakah dia disandera KKB atau tidak.
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Penyerangan KKB di Anggruk Yahukimo Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 6 Terluka