Kisah Pengungsi Rohingya Mengarungi Lautan Selama 113 Hari

Pihak berwajib India menyediakan makanan dan kebutuhan dasar bagi mereka yang selamat.
Tapi pihak berwajib menolak mereka menginjakkan kaki di pantai.
Bangladesh juga menolak menerima kembali 81 orang yang berhasil selamat.
Selama tiga bulan terakhir, organisasi bantuan internasional serta keluarga mereka yang berada di kapal telah berulang kali membuat permintaan ke India, Bangladesh, Myanmar dan Malaysia untuk mendapat info soal nasib mereka yang selamat.
Dwi Prafitria, juru bicara di Indonesia untuk Komisaris Tinggi Pengungsi di Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan kepada Reuters para pengungsi Rohingya saat ini tidak memiliki tempat tinggal.
Menurut Dwi alasannya karena mereka masih menunggu koordinasi dengan pemerintah setempat.
Pihak berwajib di Indonesia, termasuk polisi setempat dan layanan imigrasi, tidak dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan pada hari Jumat lalu.
September tahun lalu, sekitar 300 orang pencari suaka asal Rohingya juga berlabuh di Aceh, setelah diyakini mereka berada di lautan selama enam bulan.
Pekan lalu, sebanyak 81 warga Rohingya berlabuh di Aceh setelah lebih dari tiga bulan mengarungi lautan
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran