Kisah Pilu TKI Diperas Imigrasi Malaysia, Tragis Banget
Sabtu, 29 April 2017 – 01:30 WIB

PASRAH: Khairul Kamal, buruh migran Indonesia yang dideportasi dari Sabah Malaysia, berharap bisa pulang ke kampung halamannya di Pontianak. FOTO: Balikpapan Pos/JPNN
Dia akhirnya menerima tiket Kapal Siguntang dan diberi uang saku Rp 500 ribu. Tiket kapal itu yang kemudian membawanya ke Balikpapan.
Saat ini, bekalnya tersisa Rp 200 ribu. Dia mengaku bingung bagaimana cara untuk pulang dengan uang tersebut.
Karena itu, dia langsung mendatangi Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang untuk meminta pertolongan.
Oleh polisi, dia diantar ke kantor Satpol PP. Khairul mengaku hanya ingin pulang ke Pontianak.
“Saya cuma berharap bisa pulang kampung, gimana caranya,” tandasnya. (bp-21/war/k1)
Keinginan Khairul Kamal (41) memiliki harta berlimpah jauh panggang dari api.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- 37 PMI Dideportasi dari Malaysia, Keluhkan Perlakuan Buruk di Tahanan
- Prabowo dan Anwar Ibrahim Sepakat Tertibkan Persoalan Tenaga Kerja
- Himsataki Taruh Harapan Besar pada Menteri Perlindungan PMI dan Menaker yang Baru
- Korupsi di Kemenaker, Eks Anak Buah Cak Imin Dituntut Penjara Hampir 5 Tahun
- Bertemu Wali Kota Kishida Kazuo, Sekjen Kemnaker Bahas Peluang Kerja di Hokota Jepang
- Banyak Peluang Kerja di Luar Negeri, P3MI-APJATI Diskusi dengan Atase TKI di Binawan Group